Tips Agar Segera Berhaji dan Menyiapkan Kebutuhan Haji

Apa kabar sahabat haji? Semoga senantiasa diberikan perlindungan dan kebaikan oleh Allah subhanahu wataa’ala. Aamiin. Baiklah, pada postingan ini, ada tips bagi Anda agar segera bisa berhaji dan apa saja kebutuhan haji yang perlu dipersiapkan. Mungkin sebagian dari kita belum tahu bagaimana berangkat haji dengan cepat, Berikut Tipsnya:

Pergi haji dulu terkesan cuma menarik untuk para orang tua atau mereka yang umurnya sudah lebih matang. Namun, bersamaan berjalannya waktu, kesan itu kian jadi kurang relevan. Sekarang, kian banyak anak muda yang memikirkan untuk mendaftar haji di umur yang masih belia. Badan Pengurus Keuangan Haji (BPKH) mengatakan, dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan pendaftar haji yang berumur muda atau dibawah umur 30 tahun, masing-masing naik sebesar 17% dan 42% setiap tahunnya .

Peningkatan minat berhaji di kalangan remaja itu tidak terlepas dari kian lamanya masa tunggu keberangkatan akibat keterbatasan kuota haji dari Indonesia. Sejak dari tahun 2020, masa tunggu pemberangkatan haji kian panjang, yaitu mulai dari 13 tahun sampai 43 tahun. Jadi, jika anda mendaftar saat anda berumur 25 tahun, anda paling cepat dapat berangkat pada umur 38 tahun, dan bahkan bisa menanti sampai anda berumur 68 tahun.

Berangkat haji di umur yang masih muda memang memberikan banyak keuntungan, salah satunya dari sisi kenyamanan beribadah. Maklum, ibadah haji termasuk jenis ibadah yang memerlukan keadaan tubuh yang bugar dan sehat.

Jadi, selagi usia muda, mungkin sebaiknya anda memulai persiapan kebutuhan haji sedini mungkin supaya dapat mendapatkan nomor porsi lebih cepat. Disamping itu, biaya berhaji cukup menguras kantong. Sebab masa tunggu yang cukup panjang, anda berisiko menghadapi inflasi atau kenaikan biaya di masa depan saat jadwal berangkat haji tiba. Tetapi, tak perlu pusing memulai dari mana. Lihat 4 langkah mudah persiapan kebutuhan berhaji di bawah ini:

Hitung Kebutuhan Total Biaya Haji

Biaya Pelaksanaan Ibadah Haji (Bipih) bermacam-macam, bergantung pada embarkasi keberangkatan. Di Negara kita, Indonesia diketahui ada sekitar 13 embarkasi keberangkatan haji di tahun 2020. Untuk tahun ini, Bipih berkisar mulai dari Rp31 juta sampai Rp38 juta per orang untuk haji reguler. Jadi, untuk mengetahui berapa ongkos naik haji, sesuaikan dengan pilihan embarkasi keberangkatan anda nanti. Contohnya, anda bermukim di Tangerang, Banten, anda bisa menjadikan Bipih embarkasi Jakarta sebagai acuan.

Agar mendapatkan nomor porsi atau nomor urut keberangkatan, anda cukup mempersiapkan dana sebesar Rp25 juta. Nah, anda bisa melakukan pelunasan biaya haji saat jadwal keberangkatanmu telah dekat. Semisal saja kita kebagian nomor porsi 20 tahun lagi di mana biaya haji di tahun itu mencapai Rp40 juta, maka kita hanya tinggal melunasi sisa Rp15 juta dari total biaya hajimu.

Sebagai catatan, kebutuhan haji bukan hanya Bipih saja. Anda barangkali juga harus mengeluarkan biaya-biaya lain seperti biaya pengurusan paspor dan biaya pemeriksaan kesehatan. Mengikuti kultur budaya di Indonesia, kemungkinan anda juga harus mempersiapkan biaya syukuran haji dan biaya pembelian oleh-oleh.

Sediakan Dana Awal untuk Mendapat Nomor Porsi

Agar mendapatkan nomor porsi, anda cukup menyetorkan dana sejumlah Rp25 juta. Mengumpulkan dana kebutuhan berhaji tentunya tidak bisa dilakukan dengan instan. Hal ini disebabkan keadaan keuangan tiap orang yang pastinya berbeda. Anda harus menganalisis keadaan keuanganmu secara cermat, sebelum akhirnya menentukan metode pengumpulan dana manakah yang tepat bagimu. Ada sejumlah produk keuangan yang dapat membantumu untuk mengumpulkan biaya pendaftaran haji. Yang penting, anda harus mengetahui setiap fitur dan risiko dari produk keuangan yang anda minati, sebelum akhirnya memilih produk itu. Bagi yang daftar haji khusus / onh plus silahkan mendaftar pada  Travel Haji Plus / Khusus yang resmi mendapat izin dari kemenag.

Latih Kedisiplinan Untuk Mengumpulkan Dana Haji

Perencanaan keberangkatan haji mungkin dapat dilakukan siapa saja. Akan tetapi, belum tentu setiap dari kita mampu untuk mempertahankan kedisiplinan dalam menyisihkan uang untuk tabungan haji secara teratur tiap bulannya. Anda perlu mempunyai keinginan untuk berangkat haji yang kuat dan menyadari pentingnya memiliki tabungan haji, agar anda tidak gampang goyah di tengah jalan.

Mulailah untuk menyisihkan uang tiap bulannya perlahan-lahan, supaya proses pengumpulan dana bisa terasa lebih ringan. Nanti saat diri anda merasa lebih yakin bisa untuk menyisihkan uang yang lebih banyak, anda dapat menyesuaikan jumlahnya dan menambahkan alokasi uangmu untuk pengumpulan dana haji. Yakinlah bahwa niat dan kedisiplinanmu insya Allah kemudian akan memberikan hasil yang baik untukmu di masa depan.

Terapkan Gaya Hidup Sehat Mulai Sekarang

Mendaftar haji saat masih berumur muda memungkinkan anda pergi ke tanah suci pada umur yang masih muda dan dengan keadaan kesehatan yang lebih sehat dan bugar. Dengan mendaftar lebih awal, anda mengantisipasi waktu keberangkatan yang kian lama antriannya. Jika sekarang di umur kepala dua anda telah mendapatkan nomor porsi dengan jadwal keberangkatan 20 tahun lagi, anda masih berkesempatan untuk berangkat haji pada umur di bawah 50 tahun.

Nah, agar keadaan fisikmu sehat dan bugar saat jadwal keberangkatanmu tiba, biasakan untuk menerapkan gaya hidup sehat semenjak muda. Caranya gampang, kok. Anda cukup membiasakan diri untuk makan makanan sehat dan bergizi secara rutin, rajin berolahraga dan menghindari stress berlebihan. Dengan gaya hidup sehat, anda dapat pergi berhaji dengan keadaan terbaik saat jadwal berangkatmu tiba.

Itulah 4 langkah mudah mempersiapkan kebutuhan berhaji. Mumpung anda masih berumur muda, segera mulai sediakan kebutuhan hajimu dengan Principal Haji Muda. Haji muda, siapa takut?

Author: admin